
12 September 2019
Pukul 08.00 - 16.00
kegiatan kurikulum dilaksanakan dengan berpedoman pada Kurikulum Merdeka yang menekankan pada penguatan karakter, kompetensi, dan kemandirian peserta didik. Kami berkomitmen untuk menghadirkan proses pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, serta menyenangkan agar setiap siswa dapat berkembang sesuai potensi dan minatnya.

12 September 2019
Pukul 08.00 - 16.00
Kegiatan Pengajian dengan komite sekolah

12 September 2019
Pukul 08.00 - 16.00
{kegiatan Pramuka Penerimaan Tamu ambalan}
Kesiswaan merupakan salah satu unsur penting dalam struktur organisasi sekolah yang bertugas mengelola berbagai aspek terkait peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Fungsi utama dari kesiswaan adalah menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan peserta didik secara menyeluruh, mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, dan spiritual.

12 September 2019
Pukul 08.00 - 16.00
Kegiatan pengelolaan sarana dan prasarana dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh fasilitas sekolah dapat digunakan secara optimal oleh warga sekolah. Berbagai program pengembangan dan pemeliharaan sarana prasarana dilakukan dengan prinsip efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan, antara lain meliputi:
Perawatan rutin ruang kelas, laboratorium, dan fasilitas umum sekolah.
Pengadaan alat dan bahan pendukung pembelajaran sesuai kebutuhan kurikulum.
Penataan lingkungan sekolah agar lebih hijau, bersih, dan ramah lingkungan.
Peningkatan fasilitas teknologi untuk mendukung pembelajaran digital.

12 September 2019
Pukul 08.00 - 16.00
(kegiatan seba Baduy dalam rangka P5)
Projek P5 merupakan bagian integral dari implementasi Kurikulum Merdeka yang bertujuan untuk membentuk pelajar Indonesia yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki kompetensi global sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila.
Melalui kegiatan P5, peserta didik diajak untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran berbasis proyek yang menyenangkan, bermakna, dan relevan dengan kehidupan nyata. Projek ini tidak hanya menekankan pada aspek kognitif, tetapi juga menumbuhkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, empati, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial dan alam sekitar.

12 September 2019
Pukul 08.00 - 16.00
(kegiatan Literasi sekolah setiap hari Rabu dan Kamis )
Pentingnya literasi di sekolah tidak dapat dipisahkan dari upaya meningkatkan mutu pendidikan secara menyeluruh. Melalui budaya literasi, siswa didorong untuk berpikir logis, analitis, dan kreatif. Mereka juga dibekali dengan kemampuan memahami berbagai sudut pandang, memperkaya wawasan, serta meningkatkan empati melalui bacaan yang bermutu. Sekolah sebagai lingkungan pendidikan formal memiliki peran penting dalam menumbuhkan kebiasaan literasi ini melalui berbagai program, baik di dalam maupun di luar kelas.
Dengan terlaksananya program literasi di sekolah, diharapkan peserta didik dapat mengembangkan potensi diri secara optimal dan siap menghadapi tuntutan zaman. Kami juga berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi pembelajar sepanjang hayat yang mampu berkontribusi positif bagi lingkungan, bangsa, dan negara.

Visi dan Indikator Visi Satuan Pendidikan
“Mewujudkan Manusia Unggul, Berkarakter, dan Mampu Bersaing di Era Global.”
Misi Sekolah
Pendaftaran PPDB Tahun 2025 Menunggu Informasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten
Hari
Selai
Menit
Detik
Pembelajaran akademik berbasis kurikulum nasional yang diperkaya dengan pendekatan inovatif dan teknologi modern.
Sarana dan prasarana (sarpras) merupakan salah satu elemen penting dalam menunjang proses pendidikan di sekolah. Ketersediaan sarana yang memadai dan prasarana yang layak menjadi faktor penentu terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Sarpras yang baik tidak hanya mendukung kegiatan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga mendukung pengembangan minat, bakat, dan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangan diri lainnya.
Pembinaan karakter dan kepemimpinan melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan organisasi siswa
Pengembangan minat dan bakat melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang kreatif dan produktif.
Bimbingan konseling, karier, dan persiapan menuju pendidikan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri
